Yes, I Want To Be A Teacher


“Guru!” selalu itu jawaban gue kalau ditanya tentang cita-cita. Dari kecil sampai sekarang gak pernah berubah. Sempat, cita-cita itu memudar saat gue menikmati zona nyaman kerja kantoran. Pikiran-pikiran seperti ini sempat terlintas di kepala. “ngapain jadi guru? Gajinya kecil.” “Ngapain jadi guru? Kerjanya pengabdian.” Ngapain jadi guru? Gak keren.”

Tapi jalan hidup gue sepertinya sudah digariskan untuk selalu bersinggungan dengan profesi guru. Dulu, sambil kerja kantoran, gue sempat punya kerjaan paruh waktu jadi guru private. Dulu, setiap pulang kantor, gue selalu ngumpulin anak-anak tetangga untuk belajar di rumah. Dulu, anak-anak kecil selalu nyari gue untuk minta diajarin ini itu.

Lebih dari satu dekade lulus SMA, sebelum akhirnya gue kembali ke dunia pendidikan. Awalnya gak ada niatan untuk ngambil jurusan pendidikan. Gue justru ngambil bidang Sastra demi mendukung hobby tulis-menulis gue. Intinya, gue ingin mempelajari sesuatu yang gue suka, jadi gue gak bakal males-malesan ngejalanin dunia perkuliahan.

Eladalah, berawal dari Sastra kok malah ‘terseret’ ke Pendidikan. Berawal dari KKP, niat awal mau bikin Linguistik, ujung-ujungnya malah Teaching. Pun berlanjut ke Tugas Akhir. Padahal dari semester awal udah niat bakal ambil “Literature” sebagai outline Tugas Akhir. Kenyataannya ? “Audio Recording for Teaching Number – A field research at SMP Tunas Harapan” jadi judul Tugas Akhir gue. Kemudian skripsi ? Well, kadung basah, tenggelam aja sekalian. Toh, gue suka …

Manusia boleh berencana, tapi tetap mau-nya Tuhan yang bakal kejadian. Rencana gue, kelar skripsi mau langsung hajar Thesis S2, demi sebuah cita-cita di depan sana, yaitu jadi DOSEN. Semoga tercapai. Amin Ya Rabb.

NAH!

Dengan latar belakang yang telah disebutkan di atas (halah! Dipikir ini skripsi, jeung?), gue suka banget dengan film-film tentang guru. Well, gue iseng-iseng bikin daftar film tentang guru yang menurut gue menyentuh dan menginspirasi. I hope, one day I will be like them.

Freedom Writers.


Pertama kali tahu film ini waktu dosen mata kuliah “Educational Psychology” muterin film ini di kelas dan ngasih tugas dari film ini. Di film ini, Miss Erin Gruwell (Hilarry Swank) menyuruh murid-muridnya untuk membuat sebuah buku harian. Jika mereka ingin buku hariannya dibaca oleh sang guru, mereka cukup menaruh buku harian itu di loker. Dari buku harian murid-muridnya itulah, sang guru tahu kondisi sebenarnya yang dihadapi oleh murid-murid.


Film ini berdasarkan kisah nyata pengalaman sang guru, Erin Gruwell mengajar di Woodrow Wilson Classical High School, California dan kemudian menulis buku “The Freedom Writers Diary”.

Oia, film ini juga mengangkat isu tentang Rasist dan Holocoust. Film produksi tahun 2007 ini bintangi antara lain oleh Hillary Swank, Patrick Dampsey,

Mona lisa Smile


Di sekolah seni khusus cewek dengan pakem konservatif dan kuno, Wellesley College, Massashusset, inilah, Kathrine Ann Wilson ditugaskan untuk mengajar History of Art. Mendobrak pemikiran kuno dan kaku yang sudah turun temurun, sang guru mendapat berbagai tantangan baik dari pihak sekolah, orang tua, bahkan siswi-siswinya sendiri.


Menonton film keluaran tahun 2003 ini sangat mengasyiknya, selain karena dibintangin oleh bintang-bintang besar seperti Julia Robert, Kirsten Dust, dll, juga karena jalan ceritanya yang menarik (menurut gue, loh). Untuk cerita lebih lengkap, sok atuh beli DVD-nya. Untuk yang gak begitu suka sama film drama, mungkin film ini bakal bikin ngantuk …

Dangerous Minds


Susah banget nyari film ini dalam bentuk kepingan DVD or VCD. Secara, film ini diproduksi tahun 1995 dan udah masuk dalam kategori film jadul. Gue cari via youtube dengan sabar dan nonton film ini part demi part sampai akhirnya selesai. Satu kata ‘bravo!”


Perjuangan Miss J ( Lou Anne Jhonson) menangani kelas Carlmont High School yang berisi murid-murid dari kelas bawah, Afro American, para migrant, perang antar genk, narkoba, miras, bikin gue berdecak. Seorang diri, Miss J membuat murid-muridnya mau belajar dan sadar bahwa pendidikan itu penting.

Ah, pokoknya nonton sendiri aja dah! Gue gak bisa cerita banyak sebab banyak banget yang harus diceritain dari film ini. Film ini dibintangi oleh si cantik Michelle Pfeiffer.

School Of Rock


Film ini dibintangi oleh Jack Black. Kebayang dong, genre-nya apa? Yap! Komedi! Tapi ini bukan sembarang komedi. Ini film Komedia Musikal. Sepanjang film kita akan disuguhi oleh musik-musik khususnya Rock. Bagi mereka penyuka musik rock, pasti tahu dan hapal lagu-lagu yang menghiasi sepanjang film ini


Dewey Finn (Jack Black) adalah seorang roker abal-abal yang pengangguran, ketika dia ‘nyolong’ kerjaan teman sekamarnya untuk ngajar di sebuah sekolah musik. Tentu saja, si guru dodol ini gak ngerti sama sekali soal ngajar-mengajar. Tapi, teknik yang dia pakai untuk membangkitkan gairah belajar para murid sangat keren! Dia sama sekali gak pakai kurikulum yang dibikin sekolah (secara, dia juga gak ngerti kurikulum itu apa).

Seru dan kocak deh! Dan full musik… so, let’s watch and sing!

Dead Poet Society


Biasanya, Robin William main komedi, ya. Tapi di film ini dia main agak serius. Kebalikan dari film Mona Lisa Smile, Dead Poet Society ini mengambil setting sekolah khusus cowok, meskipun sama-sama konserfatif. Motonya : “tradition, honor, discipline and excellence" (tradisi, kehormatan, disiplin, dan kesempurnaan) huih! Serem!

Kalimat terkenal dari film ini adalah “O, Captain! My Captain!” yang tidak lain dan tidak bukan adalah sebutan untuk sang guru John Keating. Lagi, pembaharuan menjadi tema sentral film ini.


Nonton film keluaran tahun 1989 ini lumayan cukup menyegarkan mata, karena casting para pemainnya adalah cowok-cowok ganteng dan masih muda! *slurp! Ethan Hawk juga main loh di sini, tapi doi masih muda banget. Dan ganteng banget….
 
Sebenarnya sih masih banyak film-film tentang guru yang bagus. Kapan waktu deh, gw tambahin lagi daftar ini.

Akhirul kalam : YESS, I WANT TO BE A TEACHER. Amin.

*semua gambar diunduh dari mister gugel

Tidak ada komentar