The Series of My Life


Nonton serial bisa bikin kita kecanduan. Maunya nonton terus-terusan. Parahnya, serial-serial itu kadang banyak banget! Ada yang sampai 10 season, dengan 22-24 episode per seasonnya Tapi, berhubung udah jatuh cinta, gw gak sadar ternyata lumayan juga pundi-pundi yang gw habiskan untuk membeli keping-keping DVD (bajakan tentunya) serial-serial itu. But it’s worth!

Di bawah ini adalah serial-serial yang gw suka banget, gw koleksi DVD (bajakan tentunya) dan gw tonton berulang-ulang.

1. FRIENDS

Apa yang elo lakukan kalau ‘mood’ lagi terjun bebas? Saat elo pengennya uring-uringan gak jelas. Saat semua rasanya salah. (ngeliat orang nafas aja bawaannya pengen nonjok!). Saat elo pengen teriak kenceng tapi takut ditangkep Satpol PP.

Kalo gw lagi dalam sikon kayak itu, gw bakal tutup mata dan ngambil salah satu keping DVD FRIENDS. Episode berapapun yang keambil, SELALU SUKSES mengembalikan mood gw ke posisi yang lebih bermartabat.

Tingkah polah Ross Geller, Monica Geller, Joey Tribiani, Rachel Green, Chandler Bing dan Pheobe Buffay mampu mengalihkan dunia-ku (cieh!). Persahabatan mereka bikin iri. Asyik kali ya, punya gank seperti mereka.

Mereka gak sempurna, kok. Mereka sering berantem satu sama lain. Ada episode-episode dimana Chandler dan Joey saling diem-dieman, atau Monica n Racher saling lempar barang dan jambak-jambakan, atau Ross and Pheobe saling banting pintu di depan muka.

Tapi mereka selalu menemukan cara sederhana untuk kembali berteman. Mereka jujur, peduli, tulus, pengertian, saling menghargai, berpikir positif dan gak egois.

Mereka juga saling terlibat asmara. Iyalah! Tuhan menciptakan cewek dan cowok untuk menjadi pasangan, bukan sahabatan.

Jadi, bullshit kalo ada yang bilang bisa sahabatan sama lawan jenis. Heloooww, elo gak bakalan bisa sahabatan sama lawan jenis kecuali elo punya orientasi sex ganjil menyukai sesama jenis.

Di serial FRIENDS, Chandler akhirnya menikahi Monica sementara Ross dan Rachel putus sambung sampai akhirnya mereka punya anak. Joey pernah naksir sama Rachel dan Pheobe sempet suka sama Ross.

Keunikan lain di serial FRIENDS adalah judul setiap episode selalu diawali dengan ‘THE ONE …” Contoh The one when Monica gets a roommate, The one with the thumb, The one with the butt, etc

Salah satu episode favorite gw adalah The one where They All Turn Thirty. Episode itu menceritakan bagaimana kegalauan mereka masing-masing saat menghadapi ulang tahun ke 30. Nonton film itu bikin ketawa-ketawa miris gimanaa gitu.

Beda ya, kalo elo umur 30 dan udah meraih semua yang elo mau. Mungkin episode ini gak terlalu ‘berkesan’. Tapi, buat mereka yang belum meraih satu mimpi pun (cinta dan cita) saat umur 30, nonton episode itu rasanya pengen nertawain diri sendiri. Ironis, miris dan mau nangis. #eh, kok jadi curhat begini.

Buat gw, FRIENDS is THE BEST TV SERIAL, EVER!. Gw punya koleksi DVD (bajakan tentunya), lengkap dari season 1-10. *Mau pinjem? *Gak boleh! *Pelit! *Biarin!

2. HOW I MET YOUR MOTHER

Setelah serial FRIENDS habis, gw pikir gak bakal ada lagi sitkom yang mampu menggantikan posisinya. But, I am wrong!

How I Met Your Mother disebut-sebut sebagai The Next legendary Serial Comedy after FRIENDS. Serial ini unik banget! Karakter-karakternya juga beda.

Tersebutlah persahatan antara Ted Mosby, Marshall Eriksen, Robin Scherbatsky, Barney Stinson dan Lily Aldrin. Mereka gak murni sahabatan, sih. Soalnya, Marshall dan Lily adalah sepasang kekasih. Ted dan Robin sempet pacaran, putus sambung, walopun gak berakhir di pernikahan. Cuma si Barney aja yang murni temenan coz dia adalah orang yang sangat membenci pernikahan dan relationship.

Walaupun ada kesamaan, yaitu sama-sama serial komedi romantis, tapi Serial How I Met Your Mother ini sama sekali gak bisa dibandingkan dengan serial FRIENDS. Sama sekali gak ada kopi paste dari FRIENDS. Hebat, ya! Orang-orang ‘sana’ tuh kreatif banget. Gak kayak wong kito, yang kalo ada film sukses, langsung muncul KW-KW bak jamur-jamur cloning…

Inti cerita di serial ini adalah Flashback kehidupan percintaan Ted Mosby. Tentang bagaimana dia mencari belahan jiwanya. Setiap episode selalu dibuka dengan suara Ted tua yang sedang bercerita kepada anak-anaknya…


Anyway, bagi yang punya TV kabel, serial How I Met Your Mother ini udah memasuki season ketujuh. Sementara gw yang punya TV dan Kabel secara terpisah baru nonton sampai season dua. (lagi ngumpulin duit untuk ngeborong lagi, euy…)

3. GILMORE GIRLS

Ini mah serial cewek banget. Full of drama! Tapi gw suka sama alur ceritanya, meskipun tokoh sentral-nya cuma dua orang. Si ibu, Lorelai Gilmore dan si anak gadis Rory Gilmore. Dua-dua-nya cantik, euy

Berkisah seputar kehidupan Lorelai Gilmore yang menjadi orang tua tunggal bagi Rory di sebuah kota kecil, Stars Hollow, Connecticut. Bagaimana hubungan ibu dan anak di serial ini teramat sangat mengasyiknya. Seorang ibu bisa berfunsi sebagai teman curhat, teman have fun, best friend. Pokoknya asyik banget deh!


Kalau orang yang gak suka atau gak ngikutin dari awal, mungkin bakal merasa bosen melihat serial ini. Ngomoooooong terus, sih! … Tapi, buat gw, semua dialog-dialog di serial ini sangat berbobot dan mengandung pesan.


Apalagi, serial ini mengangkat dunia pendidikan. Sepak terjang Rory di SMU unggulan sampai akhirnya dia diterima di Harvard University (tapi dia memilih Yale University) sangat menarik untuk disimak.

Tentu ada kisah kasih percintaannya! Drama percintaan kedua wanita cantik dan pintar ini dengan laki-laki yang datang silih berganti dalam kehidupan mereka sama sekali gak klise atau ‘menyek-menyek’.

Pokoke, keren deh! Gw punya koleksi DVDnya (bajakan, tentu) sampai season 7. Setiap kali gw tanya ke tukang DVD langganan untuk beli season 8, katanya belum ada. Padahal, di Amrik sana udah tayang season 8.

Ah, sabar saja sudah

4. HARRY POTTER

Oh, No! Harusnya ini nomer satu, ya?! Tapi berhubung serial Harry Potter cuma sampai 7 seri, jadi ini gak termasuk serial DVD.

Did you know, 7 buku Harry Potter udah gw baca masing-masing 5 kali?! Dan sekarang masuk putaran ke 6. Am I a big fan of Harry Potter? NO! BUT I AM A FREAK!

Sebut saja kalimat dalam salah satu buku, dan gw akan bisa menemukannya dengan cepat. Atau seenggaknya, gw inget kalimat itu.

Harry Potter : Movie or Books ? for me, it is DEFINETLY BOOKS! Kalo filmnya kurang begitu suka, karena film itu mengacak-acak imajinasi gw tentang Harry Potter. Well, ini memang gak adil, ya. Don’t judge the Movie by its books..

Yang gw suka dari buku-buku Harry Potter adalah kejadian-kejadian kecil tapi lucu yang gak diangkat di film. Lelucon-lelucon si kembar Weasley, peristiwa gak penting dalam kelas mantra, atau kejadian di perpustakaan, dan menara Gryfindor, semua itu seolah nyata dan begitu manusiawi (bukan penyihirwi).

Pastinya, ketujuh buku Harry Potter adalah buku kesayangan gw sepanjang masa (eh, gak tau ding, klo gw udah tua masih tetep suka apa kagak, ya?). Yang pasti sekarang gw belum bosen baca buku Harry Potter berulang-ulang.

Dari ketujuh buku, gw paling suka sama buku ke 4 dan ke 6. The Goblet of Fire dan The Half Blood Prince. Gw kagum banget sama JK Rowling yang bisa menjungkir balikkan tokoh Severus Snape. Dari buku 1 – 6, pembaca dibuat berpikir kalau Snape itu jahat. Tapi, di akhir buku ke 7, semua dugaan pembaca SALAH. Snape itu baik… (elus-elus idung bengkoknya)

5. DIARY OF WIMPY KIDS

Ini mah serial anak-anak, cuy. Bercerita tentang Greg Heffley, cowok tengil yang baru mau gede. Adaaa aja kelakuan bocah tengil itu. Plus, orang-orang disekeliling dia yang menambah ‘ketengilan’ hidup Greg, Ada si Rodrick, abang Greg yang demen banget membully adiknya sendiri. Ada Manny, adik Greg yang suka ngerjain. Ada Rowley, sahabat Greg yang gendut, polos dan lugu, mau aja diperintah-perintah sama si Greg.

Awal ketertarikan gw sama serial ini dimulai waktu gw nonton DVD-nya. Trus, gw mulai berburu buku-buku-nya.

Nonton serial ini membuat gw merasa hidup di dunia yang tanpa beban. Semua “kesialan” Greg berubah jadi sesuatu yang lucu. Ternyata, gak semua kesialan itu bikin BT ya … tergantung kita menyikapinya.

Siapa bilang film anak-anak cuma untuk anak-anak ? Orang dewasa harusnya kudu sering-sering nonton film anak-anak, biar bisa belajar dari mereka. Anak-anak itu hidupnya ‘ringan’ Semua dibawa seneng … Isn’t it a wonder ?


Sebenarnya, masih banyak serial-serial lain yang gw ikutin. Seperti, ONE TREE HILLS, PRISON BREAK, DESPERATE HOUSEWIFE, SUPERNATURAL, etc. Tapi, berhubung gw cuma bertahan ngikutin serial-serial itu satu or dua season aja, gw gak masukin ke postingan ini.

Catatan penting : Gw gak pernah nonton serial KOREA, karena emang gak tertarik. Meskipun banyak temen-temen gw yang tergila-gila sama serial KOREA. Etapi, gw kan belum pernah nonton. Siapa tahu, pas nonton sekali gw langsung suka dan menjilat omongan gw sendiri. So, gw belum perah nonton serial KOREA, jadi gw gak tahu kayak apa bagusnya. He he he

1 komentar

  1. Toss, serial kesukaannya ada yang sama: How I Met Your Mother :D eh kalo mau cari filmnya di kaskus aja, banyak yang ngasih link download gratisan. ada juga sih yang jualan dvd-nya, lumayan murah season 1-6 kalo gak salah cuma 60rb bonus soundtrack plus bloopersnya. Gue juga suka film diary of whimpy kids, tapi blom pernah liat jualan dvd serialnya :')

    BalasHapus